MEDAN BUNG

Cukup dengan Cuci Tangan (Pakai Sabun)

Posted on: Oktober 17, 2008

Jangan pernah meremehkan aktivitas mencuci tangan. Meski cuma 20 detik, perilaku itu bisa menolong kita dengan menurunkan sampai 45 persen risiko terinfeksi diare dan 23 persen risiko tertular infeksi di saluran pernapasan atas.

Data The United Nations Children’s Fund 2008 menyebutkan bahwa 3,5 juta anak setiap tahun tidak bisa hidup lebih lama dari ulang tahunnya yang kelima hanya karena lalai mencuci tangan. Anak-anak itu terinfeksi diare dan pneumonia–dua penyakit penyebab utama kematian anak di dunia yang notabene akan sangat mudah ditangkal dengan hanya mencuci tangan pakai sabun antiseptik.

Anda memang tidak bisa selalu menjaga kedua tangan bebas dari jamur dan bakteri, tapi ada waktunya kebersihan kedua tangan harus kita prioritaskan.

Waktu-waktu itu adalah setelah buang air di toilet umum maupun di rumah, setelah menyentuh hewan atau kotorannya, setelah menangani sampah, serta sebelum dan sesudah merawat luka. Setelah menahan bersin, sebelum menanam dan mengganti lensa kontak mata, atau sebelum dan sesudah menyiapkan makanan juga termasuk waktu berlakunya prioritas tersebut.

Berdasarkan survei yang dilakukan Environmental Service Program, United States Agency for International Development dua tahun lalu, waktu-waktu prioritas itu sepertinya masih belum memasyarakat. Dari 7.137 responden, mereka menemukan rata-rata jumlah responden yang mencuci tangan dengan sabun sebelum makan hanya 14,3 persen dan sesudah buang air besar hanya 11,7 persen. Responden yang mencuci tangan pakai sabun setelah menceboki bayi, sebelum menyuapi anak, dan sebelum menyiapkan makanan bahkan tidak sampai menyentuh angka 10 persen.

Angka-angka itu juga tecermin di Jawa Barat. “Perlu gerakan terus-menerus untuk meningkatkan kesadaran akan tentang pentingnya mencuci tangan ini,” ujar Wakil Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Baniah Patriawati, Rabu lalu.

Tanggal 15 Oktober adalah Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia. Sebanyak 62 negara di lima benua memperingatinya secara serentak. Di Indonesia, aksi digelar serentak di empat kota, yaitu Jakarta, Bandung, Malang, dan Yogyakarta. Khusus di Bandung, lebih dari 10 ribu anak dan kaum ibu terlibat dalam aksi cuci tangan bersama di Lapangan Gasibu Bandung. RANA AKBARI FITRIAWAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: