MEDAN BUNG

Pengaruh baik dan buruknya bagi pengguna Gadget

Posted on: Januari 3, 2009

Gadget/Peranti adalah hasil teknologi yang berjasa memudahkan si pengguna dengan fiturnya. Setuju, tapi sayang, di dalamnya tertanam pula ‘bibit’ yang berpotensi mengganggu kesehatan siapa saja. Dilema juga ya…

KABAR baiknya, inovasi gadgets yang peduli kesehatan telah diciptakan! Seperti yang akan Aplaus beberkan, segera. Kali ini kami mengkombinasikannya dengan bahaya peranti yang kerap kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kalau bukan kita yang aware, siapa lagi?

Sebelum muncul inovasi tokcer lainnya, say hello untuk bijaksini, ‘saudara kembarnya’, bijaksana pun menanti (baca: agar dapat memperoleh manfaat tanpa terkena efek buruknya, kaum muda mesti pandai menyiasatinya).

Gadget: Telepon selular
Bahaya: Pacu stres, kanker OTAK sampai merusak DNA
Membiarkan handphone atau palm-top menyala 24 jam bisa membuat anda stres akibat merasa ‘bersiaga’ seharian hingga tanpa sadar anda mudah merasa cemas. Dan sudah bukan berita baru lagi kalau radiasi ponsel bisa menyebabkan kanker otak. Bukan dalam jangka waktu dekat memang, tapi diawali dengan stres tadi, insomnia, pusing-pusing hingga berkurangnya kemampuan tubuh untuk memulihkan diri. Tak hanya itu, produksi hormon melatonin yang berfungsi mengatur ritme tubuh secara internal pun terganggu. Gadget sejuta fungsi ini kabarnya juga dapat merusak DNA manusia, dari gelombang elektromagnetik yang dihasilkannya. Ia akan merusaknya dan lebih parah lagi, hingga sel di dalam tubuh pun tidak akan mampu memperbaikinya. Jadi jangan heran jika kini menelepon di malam hari banyak yang memilih menggunakan telepon kabel saja.

Saran: Lebih baik gunakan ponsel seperlunya saja. Tetapkan waktu bebas saat anda tak bisa dihubungi. Misalnya, saat berakhir pekan. Tinggalkan pesan di mail box agar orang lain maklum dan tidak ‘mengejar-ngejar’ anda, dan jangan meletakkan telepon selular di dekat tempat tidur, karena radiasinya terus aktif. Jaga pula kapasitas volume suara si mini ini, gunakan yang sedang saja. Bagaimanapun juga, tidak baik apabila ‘overdosis’ menggunakan sesuatu. Finally, gadgets itu baik atau buruk ndak sih? It depends on the user.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: